Pedoman Aktivitas yang Dapat Diterima.
Acceptable Use Policy (AUP)
Pedoman tentang aktivitas yang dapat diterima. Pastikan aktivitas Anda sesuai dengan kebijakan ini untuk menghindari penangguhan layanan.
Perjanjian Kebijakan Penggunaan yang Dapat Diterima/AUP
Last Updated: 24 November 2025
1. Pendahuluan & Ruang Lingkup
Kebijakan ini berlaku untuk semua layanan PT. Ardh Global Indonesia, termasuk shared hosting, WordPress hosting, VPS, cloud, dedicated server, lisensi, dan layanan pendukung lainnya. Dengan menggunakan layanan kami, Anda setuju mematuhi kebijakan ini selain Terms of Service (TOS) dan SLA.
2. Aktivitas yang Dilarang Keras
Pengiriman spam, phishing, atau email massal tanpa persetujuan (opt-in).
Penyebaran malware, botnet, ransomware, atau kode berbahaya lain.
Hosting konten ilegal: pornografi anak, penipuan, perjudian ilegal, ujaran kebencian.
Menjalankan layanan anonymizer publik/torrent tanpa izin tertulis.
Akses tidak sah ke sistem pihak ketiga (hacking, brute-force, scanning destruktif).
3. Kebijakan Konten
Pelanggan bertanggung jawab penuh atas konten yang ditempatkan. Dilarang melakukan:
Menyimpan arsip besar yang tidak terkait layanan web (mis. backup pribadi, file sharing, streaming ilegal) di paket shared hosting.
Menggunakan hosting untuk distribusi software bajakan atau materi melanggar hak cipta.
Mendistribusikan data pribadi tanpa persetujuan sesuai regulasi privasi.
4. Penggunaan Email & Anti-Spam
Batas pengiriman email massal mengikuti paket dan wajib menggunakan daftar opt-in.
Server wajib memakai autentikasi SPF, DKIM, dan DMARC.
Kami berhak memblokir port atau akun email yang terindikasi spam hingga investigasi selesai.
5. Penggunaan Sumber Daya
Batasan penggunaan untuk menjaga stabilitas layanan:
Shared hosting: CPU maks 20% per proses, RAM 1 GB, I/O 10 MB/s, Inode 250K.
VPS/Cloud: penggunaan resource harus sejalan dengan konfigurasi yang dibeli. Aktivitas crypto mining dilarang.
Dedicated server: diperbolehkan menjalankan workload berat selama tidak melanggar hukum dan tidak mengganggu jaringan.
6. Keamanan & Penetration Testing
Pelanggan wajib menjaga keamanan aplikasi, patching, dan kredensial.
Pengujian penetrasi hanya diperbolehkan terhadap layanan milik sendiri serta harus dilaporkan ke tim keamanan kami melalui halaman kontak legal minimal 7 hari sebelumnya.
7. Penyalahgunaan Jaringan
Dilarang melakukan aktivitas yang mengganggu jaringan, termasuk:
Distributed Denial of Service (DDoS) atau refleksi serangan.
Port scanning massal atau sniffing terhadap jaringan lain.
Menjalankan server IRC publik tanpa izin.
Kami memonitor pola lalu lintas dan dapat melakukan rate limiting atau pemblokiran IP demi stabilitas.
8. Aturan Layanan Spesifik
Shared Hosting: tidak diperbolehkan cron job dengan interval < 5 menit atau proses latar belakang yang terus berjalan.
Cloud & Dedicated: pelanggan wajib memasang firewall sendiri dan bertanggung jawab atas layanan yang di-host.
Lisensi: tidak boleh dipindahkan atau dijual ulang tanpa izin.
9. Penegakan & Sanksi
Pelanggaran AUP dapat mengakibatkan:
Peringatan tertulis dan permintaan koreksi.
Suspensi sementara layanan.
Terminasi permanen tanpa refund jika pelanggaran berat/berulang.
Dalam kasus ilegal, kami dapat bekerja sama dengan aparat penegak hukum.
10. Pelaporan Penyalahgunaan
Laporan penyalahgunaan dapat dikirim melalui halaman kontak legal kami atau portal tiket dengan menyertakan bukti log, header email, serta detail waktu kejadian. Tim kami merespons laporan kritikal maksimal 24 jam.
11. Pembaruan Kebijakan
AUP dapat berubah seiring perkembangan teknologi atau regulasi. Versi terbaru akan diumumkan minimal 7 hari sebelum efektif.
Jika Anda memiliki pertanyaan tentang dokumen ini, silakan hubungi kami.
Gunakan Layanan Kami dengan Bertanggung Jawab
Pastikan aktivitas Anda sesuai dengan kebijakan penggunaan yang dapat diterima.